Sunday, 14 September 2014
Puisi : BELUM MERDEKA...
Saban tahun, detik ini
sering saja kita ulangi kata
meraikan sebuah kebebasan
benarkah telah bebas?
Sedangkan semuanya bagai terpenjara
memasung diri dalam jiwa
membiar diri terjajah oleh nafsu
alpa pada musuh berkeliaran
yang menanti waktu
menikam hati
membunuh jati diri
Sebenarnya,
masih jauh dari kebebasan
Sebenarnya,
belum merdeka!!
Liza Isma
16 Ogos 2014/Sabtu_10:25pm
Desa Pandan, KL.
Puisi : PANTAI
damai dan syahdu
hembusan bayu nyaman dan dingin.
Ombak menderu
gelora menghempas pantai
lembut dan mengasyikkan.
Laut membiru
sayup saujana mata memandang
tak bertepi luas terbentang.
Pepasiran pantai
halus dan lembut
indah mewarnai alam
Rahsia Sang Pencipta.
catatan Pena;
Liza Isma
Puisi : SEJAMBAK MAWAR
Sejambak mawar,
sebagai penghias kamar tamu,
haruman melatari ruang
hanya di sudut itu,
letakmu tak bererti,
hanya menjadi bahan tontonan
atau lelucon,
di meja mesyuarat
setia berkhidmat
demi mereka yang sibuk mencatur waktu...
Akhirnya, terkulai layu
di meja tamu
waktu terus berlalu,
dan kau masih di situ
menunggu reput di mamah waktu...
Tintakalbu_Za Tintamaya
27 November 2013/Rabu_12:10am
sebagai penghias kamar tamu,
haruman melatari ruang
hanya di sudut itu,
letakmu tak bererti,
hanya menjadi bahan tontonan
atau lelucon,
di meja mesyuarat
setia berkhidmat
demi mereka yang sibuk mencatur waktu...
Akhirnya, terkulai layu
di meja tamu
waktu terus berlalu,
dan kau masih di situ
menunggu reput di mamah waktu...
Tintakalbu_Za Tintamaya
27 November 2013/Rabu_12:10am
Subscribe to:
Posts (Atom)
