Sunday, 14 October 2012

Antara Hujan dan Air Mata....tetesannya membebat sejuta rasa...


ANTARA HUJAN DAN AIR MATA

Air mencurah membasahi dada bumi,
mengalir deras bak tetesan air mata
kala hati terluka…
Ke manakah arahmu?
Menuju muara atau tersekat dalam timbunan sarap?
Atau tertimbus di celahan runtuhan batuan?

Luka mengalirkan darah hanyir likat
rakus membebat rasa
mengaut untung dalam kantung
di celahan deraian tetesan air mata
kemarau nan kontang
menghantar haus dahaga,
air mencurah sehari tak mampu
menghilang resah setahun
kerana kemarau lebih lama menghuni
dari hujan yang mencurah-curah hari ini!!

Mata melihat akal berputar,
putaran waktu begitu cepat,
dari kelam membawa terang
namun, dalam cerah mentari
masih juga menghantar suram
anak watan mampu melihat
terkedu dalam arus deras metropolitan
berkejar bersaing merebut hak
adakala kaki tersadung
luka bernanah
namun, penawarnya belum ada
maka terpesit-pesit menahan sakit,
dan hati di dalam tersedu menahan tangis...
Ah, rupanya hujan air mata masih belum reda!!!

~Liza Isma~
...sekadar bermain kata, kala menikmati hujan lebat, namun hujan air mata kita pasti senada...

13 Oktober 2012/12.00 tengah hari
Desa Pandan, KL.
(kala hujan membasahi bumi)

No comments:

Post a Comment