MERDEKA! MERDEKA! MERDEKA!
Saban tahun ucapan serupa
terlontar suara berbagai nada
nada kuat hanyalah suara
erti hilang entah ke mana?
Sayu ibunda menatap segala,
warisnya leka mengikut saja
hiburan gegak gempita bagaikan candu
tingkah meningkah bagaikan syabu
seronok bersama bagaikan pesta
telunjuk lurus hanyalah gaya
menunjuk jalan pada si buta
buta hati menurut semata…
Biar apa orang kata,
biar tumbuh penuh melata,
biar sungguh apa dikata
jangan hanya bersorak saja
habislah punah segala
hanya kerna mengikut kata
hawa nafsu gelumat di dada
dendam membuak kata melata
menyebar berita bersimbol dusta…
Akhirnya, nyamuk bebas terbang di angkasa
kelambu sudah hangus membakar jiwa
biar tumbuh penuh melata,
biar sungguh apa dikata
jangan hanya bersorak saja
habislah punah segala
hanya kerna mengikut kata
hawa nafsu gelumat di dada
dendam membuak kata melata
menyebar berita bersimbol dusta…
Akhirnya, nyamuk bebas terbang di angkasa
kelambu sudah hangus membakar jiwa
melata hidup mencari arah
bersimpang siur dalam dilema
sukar membina negara
sukar membina negara
sukar lagi menghimpun warga dalam paduan bangsa
hilang kuasa, melukutlah kita….
Liza Isma
~Menerobos dengan mata hati, mencari makna jiwa
merdeka…
Namun,
jauh panggang dari api, warga leka mengulit bahagia.
12 Januari 2013/2.00pm_Sabtu
No comments:
Post a Comment